• Pasang iklan baris via ONLINE !

    Lebih praktis, cepat, mudah, nyaman, dan tanpa daftar. Anda bisa memesan iklan sesuai dengan kebutuhan anda dengan lebih mudah dan aman. Iklan baris koran JAWA POS dan koran SURYA.

  • Kantor dan alamat kami

    Jalan Mulyosari Raya No. 55 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia - 60112.

  • Menerima pemasangan iklan koran media cetak

    Jawa Pos, Memorandum, Radar Surabaya, dan masih banyak koran lainnya.

  • Cara pemasangan iklan via Online.

    Pemasangan via SMS ke : 0857 3318 4499, pemasangan via online: http://pesan.iklanjawapos.com , pemasangan via email (khusus iklan display) ke : iklanjawapos@yahoo.com, untuk informasi pemasangan iklan silahkan hubungi kami via telepon: 0851 0350 8009

  • Hemat waktu, biaya, dan aman.

    Siap melayani dan membantu anda, memudahkan pemasangan iklan anda dan menghemat waktu anda, transaksi online yang aman dan terpercaya.

  • Waspada Penipuan Pemasangan Iklan!!!

    Bila ada pihak yang menghubungi, mengirimkan pesan SMS dan Email kepada anda dan memberikan Rekening Bank selain yang tercantum pada website IKLANJAWAPOS.COM dan WWW.IKLANJAWAPOS.NET maka 100% adalah penipuan.


Diberitahukan kepada seluruh pelanggan setia kami agar lebih berhati-hati atas berbagai macam bentuk penipuan apapun yang mengatasnamakan kami dan perlu diingat bahwa ADS Advertising hanya menggunakan NOMOR TELEPON / HANDPHONE dan NOMOR REKENING yang kami cantumkan di website ini dalam berinteraksi dengan pelanggan kami. Jika anda menerima SMS / Telepon atau Pemintaan Transfer sejumlah uang atau pembayaran ke nomor rekening selain yang ada di website kami, maka dapat dipastikan pihak tersebut 100% bukan dari pihak kami, dimohon para pelanggan agar lebih berhati-hati terhadap penipuan online yang semakin marak dan mengatasnamakan pihak ADS Advertising.


Posted by ADS
| 18.19
Apartemen Mikro Seluas 3 x 4,5 Meter - San Fransisco sebentar lagi akan menjadi "rumah" untuk apartemen tersempit di Amerika Serikat. Pasalnya, di sana akan tersedia apartemen berbentuk studio yang mampu menampung dua orang. Pada Selasa (20/11/2012) yang lalu, dewan supervisi di San Francisco telah menyetujui dan mengesahkan peraturan yang mengijinkan pembangunan lebih dari 375 unit apartemen mikro seluas 20,4 meter persegi. Betapa sempitnya apartemen ini, bahkan ruang tamu apartemen ini hanya berukuran 3 m x 4,5 m.

Sebelumnya, ukuran tersebut adalah ukuran minimun untuk ruang tamu setiap apartemen di San Francisco. Beberapa pihak, termasuk para pembuat undang-undang sendiri mengatakan, mereka khawatir atas pemberian izin pembangunan apartemen berukuran sangat kecil itu. Keputusan tersebut dinilai dapat memperparah kondisi penyediaan tempat tinggal di San Francisco. Ketersediaan hunian terjangkau akan semakin menipis karena harga sewa apartemen berukuran "normal" akan melambung tinggi.

Apartemen mungil ini rencananya dapat disewa dengan harga lebih dari 1.300 dolar AS atau sekitar Rp 12,5 juta setiap bulannya. Sementara untuk apartemen berukuran "normal", harga sewanya berkisar 2.000 dolar AS.

"Walaupun mereka telah memaksimalkan penggunaan ruang, Anda tetap tengah berbicara mengenai ruang berukuran sangat kecil namun berharga sangat mahal," kata seorang pengawas, David Campos.

"Jika tempat-tempat berukuran 200 kaki persegi mencapai harga 1.500 (dolar AS), apa yang akan terjadi dengan harga sewa di seluruh San Francisco?," tambahnya.

Terkait hal itu, anggota dewan melakukan pemungutan suara. Hasilnya, 10-1 menyatakan pembangunan apartemen mikro tersebut dapat dilakukan walaupun hanya bersifat ujicoba. Dinas tata kota San Francisco harus mengevaluasi tingkat efisiensi dan dampaknya pada pembangunan unit apartemen yang lebih besar. Namun, pemungutan suara tersebut baru tahap awal. Hal ini akan kembali menjadi topik perbincangan dalam dua minggu ke depan.

"Sebenarnya kami sudah punya banyak unit mikro di San Francisco. Kami menyebutnya dengan berbagi ruangan. Langkah ini membantu mereka yang ingin tinggal sendiri dengan harga sewa lebih murah daripada harus menyewa apartemen dengan satu kamar," ujar Scott Wiener, salah satu pengawas yang mendukung ide ini. 

Sumber : Kompas.com

Iklan Menurut Provinsi:

BALI
BANTEN
BENGKULU
DKI JAKARTA
GORONTALO
JAMBI
JAWA BARAT
JAWA TENGAH
JAWA TIMUR
KALIMANTAN BARAT
KALIMANTAN SELATAN
KALIMANTAN TENGAH
KALIMANTAN TIMUR
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
KEPULAUAN RIAU
LAMPUNG
MALUKU
MALUKU UTARA
NANGGROE ACEH DARUSSALAM
NUSA TENGGARA BARAT
NUSA TENGGARA TIMUR
PAPUA
RIAU
SULAWESI BARAT
SULAWESI SELATAN
SULAWESI TENGAH
SULAWESI TENGGARA
SULAWESI TIMUR
SULAWESI UTARA
SUMATERA BARAT
SUMATERA SELATAN
SUMATERA UTARA
YOGYAKARTA

Iklan Menurut Kota:

AMBON
BALIKPAPAN
BANDA ACEH
BANDAR LAMPUNG
BANDUNG
BANGKA BELITUNG
BANGKO
BANJARMASIN
BANYUMAS
BANYUWANGI
BATAM
BEKASI
BENGKULU
BIMA
BOGOR
BOJONEGORO
BONE
BULUKUMBA
CIREBON
DENPASAR
DEPOK
DKI JAKARTA
DUMAI
GORONTALO
INDRAMAYU
JAKARTA
JAMBI
JAYAPURA
JEMBER
KAPUAS
KARAWANG
KEDIRI
KENDARI
KOTABUMI
KUDUS
KUPANG
LAMPUNG
LAMPUNG BARAT
LAMPUNG SELATAN
LAMPUNG TENGAH
LUBUK LINGGAU
LUWUK
MADIUN
MADURA
MAGELANG
MAKASAR
MALANG
MAMUJU
MANADO
MATARAM
MEDAN
P. SIDEMPUAN
PADANG
PALANGKARAYA
PALEMBANG
PALOPO
PALU
PARE-PARE
PASURUAN
PEKALONGAN
PEKAN BARU
PEKANBARU
PEMATANG SIANTAR
PONTIANAK
PRABUMULIH
SAMARINDA
SAMPIT
SEMARANG
SERANG
SOLO
SORONG
SUBANG
SUKABUMI
SURABAYA
TANGERANG
TANGGAMUS
TARAKAN
TASIKMALAYA
TEGAL
TERNATE
TIMIKA
TULANG BAWANG
TULUNGAGUNG
YOGYAKARTA

BlackBerry Messenger