• Pasang iklan baris via ONLINE !

    Lebih praktis, cepat, mudah, nyaman, dan tanpa daftar. Anda bisa memesan iklan sesuai dengan kebutuhan anda dengan lebih mudah dan aman. Iklan baris koran JAWA POS dan koran SURYA.

  • Kantor dan alamat kami

    Jalan Mulyosari Raya No. 55 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia - 60112.

  • Menerima pemasangan iklan koran media cetak

    Jawa Pos, Memorandum, Radar Surabaya, dan masih banyak koran lainnya.

  • Cara pemasangan iklan via Online.

    Pemasangan via SMS ke : 0857 3318 4499, pemasangan via online: http://pesan.iklanjawapos.com , pemasangan via email (khusus iklan display) ke : iklanjawapos@yahoo.com, untuk informasi pemasangan iklan silahkan hubungi kami via telepon: 0851 0350 8009

  • Hemat waktu, biaya, dan aman.

    Siap melayani dan membantu anda, memudahkan pemasangan iklan anda dan menghemat waktu anda, transaksi online yang aman dan terpercaya.

  • Waspada Penipuan Pemasangan Iklan!!!

    Bila ada pihak yang menghubungi, mengirimkan pesan SMS dan Email kepada anda dan memberikan Rekening Bank selain yang tercantum pada website IKLANJAWAPOS.COM dan WWW.IKLANJAWAPOS.NET maka 100% adalah penipuan.


Diberitahukan kepada seluruh pelanggan setia kami agar lebih berhati-hati atas berbagai macam bentuk penipuan apapun yang mengatasnamakan kami dan perlu diingat bahwa ADS Advertising hanya menggunakan NOMOR TELEPON / HANDPHONE dan NOMOR REKENING yang kami cantumkan di website ini dalam berinteraksi dengan pelanggan kami. Jika anda menerima SMS / Telepon atau Pemintaan Transfer sejumlah uang atau pembayaran ke nomor rekening selain yang ada di website kami, maka dapat dipastikan pihak tersebut 100% bukan dari pihak kami, dimohon para pelanggan agar lebih berhati-hati terhadap penipuan online yang semakin marak dan mengatasnamakan pihak ADS Advertising.


Posted by ADS
| 01.51
Gajah Sumatra Diprediksi 5 Tahun Lagi Punah - Jambi (ANTARA) - Forum Konservasi Gajah Indonesia (FKGI) menyatakan, keberadaan gajah Sumatera diprediksi punah dalam lima hingga 10 tahun mendatang.  "Kepunahan ini artinya hilang dialam bebas. Dimana habitat asli gajah Sumatra hilang akibat kegiatan korporasi. Lima hingga 10 tahun kedepan keberadaan gajah hanya ada di taman nasional, kebun binatang, maupun dikawasah perusahaan perkebunan," ujar Sekretaris FKGI yang juga Ketua Forum Mhout atau pelatih dan perawat gajah, Nazarudin di Jambi, Senin.

Gajah Sumatra Diprediksi 5 Tahun Lagi Punah


Gajah Sumatra


Berdasarkan data FKGI yang ada pada 2006, gajah di Sumatera tercatat tinggal 3.000-4.000 ekor. Hingga 2012 ini, diperkirakan, jumlah gajah semakin berkurang.  "Jika melihat kondisi habitat gajah yang ada di Sumatera saat ini. Seperti di Jambi yang hanya 40 ekor tentunya semakin berkurang," jelasnya.
Menurut dia, penyebab utama yang mengakibatkan gajah akan punah adalah semakin banyaknya konservasi hutan sebagai habitat gajah Sumatera oleh perusahaan.  "Bagaimana gajah mau hidup kalau tempat tinggalnya sudah dihabiskan oleh perusahaan," katanya.

Forum Mhout dan FKGI diakuinya sudah berulang kali menyampaikan kepada pemerintah, agar upaya konservasi hutan di Sumatera segera dihentikan. Selain itu, kawasan habitat gajah harus ditentukan dan tidak boleh diganggu oleh aktivitas apapun. "Bukan hanya kami, beberapa lembaga dunia pemerhati gajah pada 11 November 2011 lalu juga sudah membuat pernyataan bahwa gajah Indonesia khususnya Sumatera dalam keadaan kritis," ujarnya lagi. Dengan kondisi ini, kata dia, diharapkan pemerintah bisa segera bertindak sebelum kawasan hutan sebagai tempat hidup gajah benar benar habis.
"Upaya ini bukan hanya untuk habitat hutan. Namun juga bagi kelangsungan hewan dilindungi lainnya," ujarnya. Nazaruddin menambahkan, Forum Mhout yang terdiri dari 380 anggota dan berdiri sejak 2006, sangat mendukung upaya mengawinkan gajah yang ada di perusahaan perkebunan atau kebun binatang.
"Dengan upaya itu gajah Sumatera bisa terus berkembang biak, meski dalam pengawasan. Sampai saat ini, hanya itu yang bisa diharapkan," tambahnya.

Nazarudin bersama lima mhout lainnya sengaja datang Taman Nasional Wai Kambas, Lampung untuk memandu seekor gajah berumur 25 tahun bernama Alfa dari konservasi salah satu perusahaan perkebunan untuk dipindahkan ke kebun binatang Taman Rimba, Jambi. Upaya itu juga sekaligus mengawinkan gajah Alfa dengan satu satunya gajah betina bernama Yanti yang terlebih dahulu mendiami kandang di kebun binatang Taman Rimba, Jambi. (tp) Yahoo Id

Iklan Menurut Provinsi:

BALI
BANTEN
BENGKULU
DKI JAKARTA
GORONTALO
JAMBI
JAWA BARAT
JAWA TENGAH
JAWA TIMUR
KALIMANTAN BARAT
KALIMANTAN SELATAN
KALIMANTAN TENGAH
KALIMANTAN TIMUR
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
KEPULAUAN RIAU
LAMPUNG
MALUKU
MALUKU UTARA
NANGGROE ACEH DARUSSALAM
NUSA TENGGARA BARAT
NUSA TENGGARA TIMUR
PAPUA
RIAU
SULAWESI BARAT
SULAWESI SELATAN
SULAWESI TENGAH
SULAWESI TENGGARA
SULAWESI TIMUR
SULAWESI UTARA
SUMATERA BARAT
SUMATERA SELATAN
SUMATERA UTARA
YOGYAKARTA

Iklan Menurut Kota:

AMBON
BALIKPAPAN
BANDA ACEH
BANDAR LAMPUNG
BANDUNG
BANGKA BELITUNG
BANGKO
BANJARMASIN
BANYUMAS
BANYUWANGI
BATAM
BEKASI
BENGKULU
BIMA
BOGOR
BOJONEGORO
BONE
BULUKUMBA
CIREBON
DENPASAR
DEPOK
DKI JAKARTA
DUMAI
GORONTALO
INDRAMAYU
JAKARTA
JAMBI
JAYAPURA
JEMBER
KAPUAS
KARAWANG
KEDIRI
KENDARI
KOTABUMI
KUDUS
KUPANG
LAMPUNG
LAMPUNG BARAT
LAMPUNG SELATAN
LAMPUNG TENGAH
LUBUK LINGGAU
LUWUK
MADIUN
MADURA
MAGELANG
MAKASAR
MALANG
MAMUJU
MANADO
MATARAM
MEDAN
P. SIDEMPUAN
PADANG
PALANGKARAYA
PALEMBANG
PALOPO
PALU
PARE-PARE
PASURUAN
PEKALONGAN
PEKAN BARU
PEKANBARU
PEMATANG SIANTAR
PONTIANAK
PRABUMULIH
SAMARINDA
SAMPIT
SEMARANG
SERANG
SOLO
SORONG
SUBANG
SUKABUMI
SURABAYA
TANGERANG
TANGGAMUS
TARAKAN
TASIKMALAYA
TEGAL
TERNATE
TIMIKA
TULANG BAWANG
TULUNGAGUNG
YOGYAKARTA

BlackBerry Messenger