• Pasang iklan baris via ONLINE !

    Lebih praktis, cepat, mudah, nyaman, dan tanpa daftar. Anda bisa memesan iklan sesuai dengan kebutuhan anda dengan lebih mudah dan aman. Iklan baris koran JAWA POS dan koran SURYA.

  • Kantor dan alamat kami

    Jalan Mulyosari Raya No. 55 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia - 60112.

  • Menerima pemasangan iklan koran media cetak

    Jawa Pos, Memorandum, Radar Surabaya, dan masih banyak koran lainnya.

  • Cara pemasangan iklan via Online.

    Pemasangan via SMS ke : 0857 3318 4499, pemasangan via online: http://pesan.iklanjawapos.com , pemasangan via email (khusus iklan display) ke : iklanjawapos@yahoo.com, untuk informasi pemasangan iklan silahkan hubungi kami via telepon: 0851 0350 8009

  • Hemat waktu, biaya, dan aman.

    Siap melayani dan membantu anda, memudahkan pemasangan iklan anda dan menghemat waktu anda, transaksi online yang aman dan terpercaya.

  • Waspada Penipuan Pemasangan Iklan!!!

    Bila ada pihak yang menghubungi, mengirimkan pesan SMS dan Email kepada anda dan memberikan Rekening Bank selain yang tercantum pada website IKLANJAWAPOS.COM dan WWW.IKLANJAWAPOS.NET maka 100% adalah penipuan.


Diberitahukan kepada seluruh pelanggan setia kami agar lebih berhati-hati atas berbagai macam bentuk penipuan apapun yang mengatasnamakan kami dan perlu diingat bahwa ADS Advertising hanya menggunakan NOMOR TELEPON / HANDPHONE dan NOMOR REKENING yang kami cantumkan di website ini dalam berinteraksi dengan pelanggan kami. Jika anda menerima SMS / Telepon atau Pemintaan Transfer sejumlah uang atau pembayaran ke nomor rekening selain yang ada di website kami, maka dapat dipastikan pihak tersebut 100% bukan dari pihak kami, dimohon para pelanggan agar lebih berhati-hati terhadap penipuan online yang semakin marak dan mengatasnamakan pihak ADS Advertising.


Posted by ADS
| 17.50
Kurangi Soda = Cegah Kanker Prostat - Konsumsi minuman manis telah terkait dengan berbagi risiko kesehatan yang berbahaya seperti peningkatan risiko stroke pada wanita. Bagi pria, ternyata konsumsi minuman manis dapat membahayakan kesehatan prostatnya.

Temuan baru menyatakan bahwa pria yang minum segelas atau 11 ons cairan minuman ringan seperti soda setiap hari memiliki risiko mengembangkan suatu bentuk kanker pada prostatnya. Kanker prostat adalah penyakit kanker yang berkembang di prostat, kelenjar yang berperan dalam sistem reproduksi lelaki.

Kanker dapat berkembang jika sel-sel dalam prostat mengalami mutasi dan terus berkembang hingga menjadi tumor dan kanker yang sulit dikendalikan. Kanker prostat dapat menyebabkan rasa sakit di sekitar alat kelamin, kesulitan buang air kecil, disfungsi ereksi dan gejala lainnya.

Para peneliti dari Lund University di Swedia melakukan studi terhadap lebih dari 8.000 pria yang berusia antara 45 sampai 73 tahun. Studi tersebut dilakukan selama periode 15 tahun dan hasilnya diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition.

Peneliti menemukan bahwa pria yang diet tinggi glukosa dari makanan berkarbohidrat dapat meningkatkan risiko berkembangnya bentuk ringan dari kanker prostat sebesar 31 persen. Tetapi, sebagian besar kondisi ini tidak memerlukan pengobatan.

Sedangkan pria yang mengonsumsi lebih banyak minuman manis memiliki peningkatan risiko mengembangkan bentuk ringan dari kanker sebanyak 38 persen. Para peneliti mencatat bahwa untuk mengurangi risiko tersebut seseorang perlu mengubah dietnya dengan mengurangi minuman manis seperti soda, yang mengandung kadar tinggi pemanis.

Studi sebelumnya telah mengaitkan bahwa asupan minuman ringan atau soda dalam jumlah yang cukup tinggi dapat menyebabkan osteoarthritis serta meningkatkan risiko stroke pada wanita hingga 83 persen. Studi lain juga menemukan bahwa orang-orang yang minum soda secara rutin sehari sekali memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap kanker prostat.

"Penelitian lebih lanjut tentang bagaimana gen merespons kadar tinggi glukosa dalam makanan atau minuman manis masih perlu dilakukan. Tetapi telah jelas bahwa diet tinggi makanan atau minuman manis berbahaya bagi tubuh karena meningkatkan berbagai macam risiko penyakit," kata Drake, salah satu peneliti yang terlibat dalam penelitian tersebut, seperti dilansir Medical Daily, Kamis (29/11/2012).

Sumber : Detik.com

Iklan Menurut Provinsi:

BALI
BANTEN
BENGKULU
DKI JAKARTA
GORONTALO
JAMBI
JAWA BARAT
JAWA TENGAH
JAWA TIMUR
KALIMANTAN BARAT
KALIMANTAN SELATAN
KALIMANTAN TENGAH
KALIMANTAN TIMUR
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
KEPULAUAN RIAU
LAMPUNG
MALUKU
MALUKU UTARA
NANGGROE ACEH DARUSSALAM
NUSA TENGGARA BARAT
NUSA TENGGARA TIMUR
PAPUA
RIAU
SULAWESI BARAT
SULAWESI SELATAN
SULAWESI TENGAH
SULAWESI TENGGARA
SULAWESI TIMUR
SULAWESI UTARA
SUMATERA BARAT
SUMATERA SELATAN
SUMATERA UTARA
YOGYAKARTA

Iklan Menurut Kota:

AMBON
BALIKPAPAN
BANDA ACEH
BANDAR LAMPUNG
BANDUNG
BANGKA BELITUNG
BANGKO
BANJARMASIN
BANYUMAS
BANYUWANGI
BATAM
BEKASI
BENGKULU
BIMA
BOGOR
BOJONEGORO
BONE
BULUKUMBA
CIREBON
DENPASAR
DEPOK
DKI JAKARTA
DUMAI
GORONTALO
INDRAMAYU
JAKARTA
JAMBI
JAYAPURA
JEMBER
KAPUAS
KARAWANG
KEDIRI
KENDARI
KOTABUMI
KUDUS
KUPANG
LAMPUNG
LAMPUNG BARAT
LAMPUNG SELATAN
LAMPUNG TENGAH
LUBUK LINGGAU
LUWUK
MADIUN
MADURA
MAGELANG
MAKASAR
MALANG
MAMUJU
MANADO
MATARAM
MEDAN
P. SIDEMPUAN
PADANG
PALANGKARAYA
PALEMBANG
PALOPO
PALU
PARE-PARE
PASURUAN
PEKALONGAN
PEKAN BARU
PEKANBARU
PEMATANG SIANTAR
PONTIANAK
PRABUMULIH
SAMARINDA
SAMPIT
SEMARANG
SERANG
SOLO
SORONG
SUBANG
SUKABUMI
SURABAYA
TANGERANG
TANGGAMUS
TARAKAN
TASIKMALAYA
TEGAL
TERNATE
TIMIKA
TULANG BAWANG
TULUNGAGUNG
YOGYAKARTA

BlackBerry Messenger