• Pasang iklan baris via ONLINE !

    Lebih praktis, cepat, mudah, nyaman, dan tanpa daftar. Anda bisa memesan iklan sesuai dengan kebutuhan anda dengan lebih mudah dan aman. Iklan baris koran JAWA POS dan koran SURYA.

  • Kantor dan alamat kami

    Jalan Mulyosari Raya No. 55 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia - 60112.

  • Menerima pemasangan iklan koran media cetak

    Jawa Pos, Memorandum, Radar Surabaya, dan masih banyak koran lainnya.

  • Cara pemasangan iklan via Online.

    Pemasangan via SMS ke : 0857 3318 4499, pemasangan via online: http://pesan.iklanjawapos.com , pemasangan via email (khusus iklan display) ke : iklanjawapos@yahoo.com, untuk informasi pemasangan iklan silahkan hubungi kami via telepon: 0851 0350 8009

  • Hemat waktu, biaya, dan aman.

    Siap melayani dan membantu anda, memudahkan pemasangan iklan anda dan menghemat waktu anda, transaksi online yang aman dan terpercaya.

  • Waspada Penipuan Pemasangan Iklan!!!

    Bila ada pihak yang menghubungi, mengirimkan pesan SMS dan Email kepada anda dan memberikan Rekening Bank selain yang tercantum pada website IKLANJAWAPOS.COM dan WWW.IKLANJAWAPOS.NET maka 100% adalah penipuan.


Diberitahukan kepada seluruh pelanggan setia kami agar lebih berhati-hati atas berbagai macam bentuk penipuan apapun yang mengatasnamakan kami dan perlu diingat bahwa ADS Advertising hanya menggunakan NOMOR TELEPON / HANDPHONE dan NOMOR REKENING yang kami cantumkan di website ini dalam berinteraksi dengan pelanggan kami. Jika anda menerima SMS / Telepon atau Pemintaan Transfer sejumlah uang atau pembayaran ke nomor rekening selain yang ada di website kami, maka dapat dipastikan pihak tersebut 100% bukan dari pihak kami, dimohon para pelanggan agar lebih berhati-hati terhadap penipuan online yang semakin marak dan mengatasnamakan pihak ADS Advertising.


Posted by ADS
| 15.03
Jamur Raksasa KULONPROGO Keluarkan Asap Putih - KULONPROGO - Warga Dusun Gondangan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pengasih, dihebohkan dengan tumbuhnya jamur raksasa di pekarangan milik Sastrodiarjo (64).

Jamur tersebut ukurannya cukup besar, sehingga menyerupai meja. Jamur raksasa ini sebenarnya terdiri dari puluhan tangkai. Setiap tangkai berdiameter sekitar 20 centimeter.

Karena tumbuhnya mengelompok, jamur ini terlihat cukup besar. Sebenarnya jamur ini tumbuh di dua titik yang saling berdekatan. Namun, salah satu rumpun sudah rusak karena tertimpa buah nangka. Sedangkan yang satunya masih tumbuh subur dan terus membesar.

Selain memiliki ukuran yang tak lazim, jamur tersebut memiliki keunikan bisa mengeluarkan asap putih tipis, saat terkena sinar matahari. Jamur ini pun memiliki perbedaan dengan jamur pada umumnya, yang hanya mampu bertahan dalam hitungan hari. Jamur raksasa ini mampu bertahan hingga nyaris sebulan.

Menurut Sastrodiarjo yang ditemui di rumahnya, Senin (3/12/2012), jamur tersebut mulai tumbuh pada 1 Muharram lalu. Awalnya, hanya terlihat seperti sungut bekicot yang sangat kecil. Namun, setelah beberapa hari, ukurannya bertambah besar, sehingga bentuknya jamurnya semakin jelas.

“Saat mulai tumbuh ukurannya sangat kecil. awalnya mirip sungut bekicot,” ujar Sastrodiarjo.

Mengetahui tanaman aneh yang tumbuh di samping rumahnya merupakan jamur, Sastrodiarjo membiarkannya terus tumbuh. Setelah berumur 24 hari, kabar mengenai jamur raksasa ini didengar warga sekitar. Karena penasaran, warga akhirnya banyak yang berdatangan untuk melihat langsung jamur raksasa tersebut.

“Saya biarkan saja, tahu-tahu sudah besar. Kalau pagi hari pas terkena sinar matahari, jamurnya mengeluarkan gas dan asap. Namun, tidak beracun, karena selama ini kami sekeluarga tidak keracunan,” jelasnya.

Jamur berukuran raksasa ini, menurut Sastrodiarjo, baru pertama kali ia jumpai. Biasanya, jamur yang ia temui berukuran kecil, dan hanya mampu bertahan dalam hitungan hari.

”Ini jamur ajaib. Kalau jamur pada umumnya hanya bisa bertahan dalam hitungan hari, tapi jamur ini bisa bertahan hingga 24 hari dan masih tetap segar,” tuturnya.

Watinem(50), istri Sastrodiarjo menambahkan, jika ada orang yang hendak membeli jamur raksasa yang tumbuh di pekarangan rumahnya, ia akan menjualnya, asalkan harganya cocok. Namun selama tidak ada orang yang menawar, jamurnya akan dibiarkan tumbuh.

“Kalau ada yang menawar dan harganya cocok, saya mau menjualnya,” ucap Watinem. (*) Laporan Wartawan Tribun Jogja, Hari Susmayanti

Sumber : TRIBUNNEWS.COM

Iklan Menurut Provinsi:

BALI
BANTEN
BENGKULU
DKI JAKARTA
GORONTALO
JAMBI
JAWA BARAT
JAWA TENGAH
JAWA TIMUR
KALIMANTAN BARAT
KALIMANTAN SELATAN
KALIMANTAN TENGAH
KALIMANTAN TIMUR
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
KEPULAUAN RIAU
LAMPUNG
MALUKU
MALUKU UTARA
NANGGROE ACEH DARUSSALAM
NUSA TENGGARA BARAT
NUSA TENGGARA TIMUR
PAPUA
RIAU
SULAWESI BARAT
SULAWESI SELATAN
SULAWESI TENGAH
SULAWESI TENGGARA
SULAWESI TIMUR
SULAWESI UTARA
SUMATERA BARAT
SUMATERA SELATAN
SUMATERA UTARA
YOGYAKARTA

Iklan Menurut Kota:

AMBON
BALIKPAPAN
BANDA ACEH
BANDAR LAMPUNG
BANDUNG
BANGKA BELITUNG
BANGKO
BANJARMASIN
BANYUMAS
BANYUWANGI
BATAM
BEKASI
BENGKULU
BIMA
BOGOR
BOJONEGORO
BONE
BULUKUMBA
CIREBON
DENPASAR
DEPOK
DKI JAKARTA
DUMAI
GORONTALO
INDRAMAYU
JAKARTA
JAMBI
JAYAPURA
JEMBER
KAPUAS
KARAWANG
KEDIRI
KENDARI
KOTABUMI
KUDUS
KUPANG
LAMPUNG
LAMPUNG BARAT
LAMPUNG SELATAN
LAMPUNG TENGAH
LUBUK LINGGAU
LUWUK
MADIUN
MADURA
MAGELANG
MAKASAR
MALANG
MAMUJU
MANADO
MATARAM
MEDAN
P. SIDEMPUAN
PADANG
PALANGKARAYA
PALEMBANG
PALOPO
PALU
PARE-PARE
PASURUAN
PEKALONGAN
PEKAN BARU
PEKANBARU
PEMATANG SIANTAR
PONTIANAK
PRABUMULIH
SAMARINDA
SAMPIT
SEMARANG
SERANG
SOLO
SORONG
SUBANG
SUKABUMI
SURABAYA
TANGERANG
TANGGAMUS
TARAKAN
TASIKMALAYA
TEGAL
TERNATE
TIMIKA
TULANG BAWANG
TULUNGAGUNG
YOGYAKARTA

BlackBerry Messenger