• Pasang iklan baris via ONLINE !

    Lebih praktis, cepat, mudah, nyaman, dan tanpa daftar. Anda bisa memesan iklan sesuai dengan kebutuhan anda dengan lebih mudah dan aman. Iklan baris koran JAWA POS dan koran SURYA.

  • Kantor dan alamat kami

    Jalan Mulyosari Raya No. 55 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia - 60112.

  • Menerima pemasangan iklan koran media cetak

    Jawa Pos, Memorandum, Radar Surabaya, dan masih banyak koran lainnya.

  • Cara pemasangan iklan via Online.

    Pemasangan via SMS ke : 0857 3318 4499, pemasangan via online: http://pesan.iklanjawapos.com , pemasangan via email (khusus iklan display) ke : iklanjawapos@yahoo.com, untuk informasi pemasangan iklan silahkan hubungi kami via telepon: 0851 0350 8009

  • Hemat waktu, biaya, dan aman.

    Siap melayani dan membantu anda, memudahkan pemasangan iklan anda dan menghemat waktu anda, transaksi online yang aman dan terpercaya.

  • Waspada Penipuan Pemasangan Iklan!!!

    Bila ada pihak yang menghubungi, mengirimkan pesan SMS dan Email kepada anda dan memberikan Rekening Bank selain yang tercantum pada website IKLANJAWAPOS.COM dan WWW.IKLANJAWAPOS.NET maka 100% adalah penipuan.


Diberitahukan kepada seluruh pelanggan setia kami agar lebih berhati-hati atas berbagai macam bentuk penipuan apapun yang mengatasnamakan kami dan perlu diingat bahwa ADS Advertising hanya menggunakan NOMOR TELEPON / HANDPHONE dan NOMOR REKENING yang kami cantumkan di website ini dalam berinteraksi dengan pelanggan kami. Jika anda menerima SMS / Telepon atau Pemintaan Transfer sejumlah uang atau pembayaran ke nomor rekening selain yang ada di website kami, maka dapat dipastikan pihak tersebut 100% bukan dari pihak kami, dimohon para pelanggan agar lebih berhati-hati terhadap penipuan online yang semakin marak dan mengatasnamakan pihak ADS Advertising.


Posted by ADS
| 05.08
PYONGYANG - Pemerintah Korea Utara, Senin (10/12/2012) menyatakan memperpanjang masa peluncuran roket jarak jauhnya selama sepekan karena masalah teknis.

Sehari setelah mengevaluasi jadwal awal yaitu antara 10-22 Desember, Komite Teknologi Angkasa Korea memutuskan jadwal peluncuran diperpanjang hingga 29 Desember 2012.

Dalam pernyataan resmi yang dikabarkan kantor berita Korea Utara KCNA, komite mengatakan para ilmuwan dan teknisi tengah bekerja keras mempersiapkan misi peluncuran roket ini.

"Para ilmuwan menemukan masalah teknis di modul kontrol tingkat pertama dan memutuskan untuk memperpanjang periode rencana peluncuran," kata komite.

Perpanjangan masa peluncuran ini nampaknya untuk mengimbangi pemberitaan di Korea Selatan yang berdasarkan pengamatan satelit terbaru Kerea Utara tengah mengganti bagian-bagian yang rusak dari roket Unha-3 itu.

Sementara itu, media Korea Selatan Chosun Ilbo melaporkan sekelompok pakar misil Iran berada di Korea Utara untuk menawarkan bantuan teknis dalam uji coba peluncuran misil jarak jauh Korea Utara yang banyak dikecam dunia internasional.

Para ahli Iran ini diundang Pyongyang setelah kegagalan peluncuran roket pada April lalu. Demikian harian Chosun Ilbo mengutip pernyataan seorang pejabat Korea Selatan.

"Sebuah mobil terlihat di lokasi peluncuran dan terlihat bergerak bolak-balik dari sebuah fasilitas akomodasi di dekat lokasi peluncuran. Diyakini mobil itu membawa para pakar Iran," demikian Chosun Ilbo mengutip seorang pejabat Korsel yang tak ingin disebut namanya.

"Tampaknya hubungan antara Korea Utara dan Iran dalam urusan pengembangan misil sudah terjalin sejak 1980-an kini lebih ekstensif dari sebelumnya," tambah pejabat itu.

Awal bulan ini, kantor berita Jepang Kyodo mengutip sumber diplomat Barat mengungkapkan, Iran menempatkan staf pertahanan di Korea Utara sejak Oktober lalu. Penempatan staf pertahanan ini untuk mempererat kerja sama pengembangan misil dan nuklir kedua negara.

Baik Korea Utara maupun Iran keduanya kini terkena sanksi atas aktivitas pengembangan nuklir dan kedua negara sama-sama menganggap Amerika Serikat sebagai musuh besar mereka.

Sebuah kawat diplomatik AS yang bocor pada 2010 meyakini Iran menerima bagian-bagian misil balistik dari Korea Utara. Laporan sanksi PBB 2011 menduga kedua negara saling berbagi teknologi misil balistik.

Sumber : Kompas.com

Iklan Menurut Provinsi:

BALI
BANTEN
BENGKULU
DKI JAKARTA
GORONTALO
JAMBI
JAWA BARAT
JAWA TENGAH
JAWA TIMUR
KALIMANTAN BARAT
KALIMANTAN SELATAN
KALIMANTAN TENGAH
KALIMANTAN TIMUR
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
KEPULAUAN RIAU
LAMPUNG
MALUKU
MALUKU UTARA
NANGGROE ACEH DARUSSALAM
NUSA TENGGARA BARAT
NUSA TENGGARA TIMUR
PAPUA
RIAU
SULAWESI BARAT
SULAWESI SELATAN
SULAWESI TENGAH
SULAWESI TENGGARA
SULAWESI TIMUR
SULAWESI UTARA
SUMATERA BARAT
SUMATERA SELATAN
SUMATERA UTARA
YOGYAKARTA

Iklan Menurut Kota:

AMBON
BALIKPAPAN
BANDA ACEH
BANDAR LAMPUNG
BANDUNG
BANGKA BELITUNG
BANGKO
BANJARMASIN
BANYUMAS
BANYUWANGI
BATAM
BEKASI
BENGKULU
BIMA
BOGOR
BOJONEGORO
BONE
BULUKUMBA
CIREBON
DENPASAR
DEPOK
DKI JAKARTA
DUMAI
GORONTALO
INDRAMAYU
JAKARTA
JAMBI
JAYAPURA
JEMBER
KAPUAS
KARAWANG
KEDIRI
KENDARI
KOTABUMI
KUDUS
KUPANG
LAMPUNG
LAMPUNG BARAT
LAMPUNG SELATAN
LAMPUNG TENGAH
LUBUK LINGGAU
LUWUK
MADIUN
MADURA
MAGELANG
MAKASAR
MALANG
MAMUJU
MANADO
MATARAM
MEDAN
P. SIDEMPUAN
PADANG
PALANGKARAYA
PALEMBANG
PALOPO
PALU
PARE-PARE
PASURUAN
PEKALONGAN
PEKAN BARU
PEKANBARU
PEMATANG SIANTAR
PONTIANAK
PRABUMULIH
SAMARINDA
SAMPIT
SEMARANG
SERANG
SOLO
SORONG
SUBANG
SUKABUMI
SURABAYA
TANGERANG
TANGGAMUS
TARAKAN
TASIKMALAYA
TEGAL
TERNATE
TIMIKA
TULANG BAWANG
TULUNGAGUNG
YOGYAKARTA

BlackBerry Messenger