• Pasang iklan baris via ONLINE !

    Lebih praktis, cepat, mudah, nyaman, dan tanpa daftar. Anda bisa memesan iklan sesuai dengan kebutuhan anda dengan lebih mudah dan aman. Iklan baris koran JAWA POS dan koran SURYA.

  • Kantor dan alamat kami

    Jalan Mulyosari Raya No. 55 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia - 60112.

  • Menerima pemasangan iklan koran media cetak

    Jawa Pos, Memorandum, Radar Surabaya, dan masih banyak koran lainnya.

  • Cara pemasangan iklan via Online.

    Pemasangan via SMS ke : 0857 3318 4499, pemasangan via online: http://pesan.iklanjawapos.com , pemasangan via email (khusus iklan display) ke : iklanjawapos@yahoo.com, untuk informasi pemasangan iklan silahkan hubungi kami via telepon: 0851 0350 8009

  • Hemat waktu, biaya, dan aman.

    Siap melayani dan membantu anda, memudahkan pemasangan iklan anda dan menghemat waktu anda, transaksi online yang aman dan terpercaya.

  • Waspada Penipuan Pemasangan Iklan!!!

    Bila ada pihak yang menghubungi, mengirimkan pesan SMS dan Email kepada anda dan memberikan Rekening Bank selain yang tercantum pada website IKLANJAWAPOS.COM dan WWW.IKLANJAWAPOS.NET maka 100% adalah penipuan.


Diberitahukan kepada seluruh pelanggan setia kami agar lebih berhati-hati atas berbagai macam bentuk penipuan apapun yang mengatasnamakan kami dan perlu diingat bahwa ADS Advertising hanya menggunakan NOMOR TELEPON / HANDPHONE dan NOMOR REKENING yang kami cantumkan di website ini dalam berinteraksi dengan pelanggan kami. Jika anda menerima SMS / Telepon atau Pemintaan Transfer sejumlah uang atau pembayaran ke nomor rekening selain yang ada di website kami, maka dapat dipastikan pihak tersebut 100% bukan dari pihak kami, dimohon para pelanggan agar lebih berhati-hati terhadap penipuan online yang semakin marak dan mengatasnamakan pihak ADS Advertising.


Posted by ADS
| 21.47
Layanan berbagi foto Instagram mengumumkan secara resmi tentang jumlah pengguna dan segala hal terkait layanan mereka, Kamis (17/1/2013). Hingga kini pengguna Instagram telah mencapai 90 juta pengguna aktif dan ada 40 juta foto yang dipublikasi setiap harinya.

Pendiri sekaligus CEO Instagram Kevin Systrom mengatakan, layanannya terus memperlihatkan pertumbuhan yang sangat kuat di seluruh dunia.

Menurutnya, layanan Instagram diserbu oleh 8.500 likes per detik dan 1.000 komentar per detik dari aplikasi di perangkat iOS dan Android, serta layanan di situs web.

Instagram didirikan oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger pada 2010. Aplikasi mereka dirilis pertama kali pada 6 Oktober 2010 untuk perangkat iOS. Instagram kemudian tersedia di Android pada 3 April 2012.

Belum menghasilkan uang

Instagram memang keren, namun layanan ini belum bisa menghasilkan uang. Aplikasi bisa diunduh dengan gratis dan mereka juga belum membuka ruang iklan. Alhasil, Instagram sempat merugi 2,7 juta dollar AS setiap tahunnya, atau sekitar Rp 25,7 miliar.

Dengan jumlah pengguna yang terus meningkat, Instagram harus meningkatkan kapasitas server. Belum lagi ada belasan karyawan yang harus digaji. Dahulu mereka sangat mengandalkan suntikan dana dari para investor venturan dan perorangan.

Diakuisisi Facebook

Hingga pada 9 April 2012, Instagram diakuisisi oleh perusahaan jejaring sosial Facebook, senilai 1 miliar dollar AS (lebih dari Rp 9 triliun) dalam bentuk tunai dan saham. Ini adalah nilai akuisisi terbesar yang pernah dilakukan Facebook.

Menurut kabar yang beredar, Twitter sudah sempat menawar Instagram senilai 525 juta dollar AS. Mendengar kabar itu, CEO Facebook Mark Zuckerberg dengan cepat menghubungi Systrom untuk negosiasi harga. Kata sepakat pembelian Facebook atas Instagram dikabarkan hanya memerlukan waktu 48 jam alias 2 hari.

Transaksi akuisisi Instagram diselesaikan pada September 2012 senilai 715 juta dollar AS. Jumlah tersebut turun seiring anjloknya nilai saham Facebook di bursa Nasdaq, New York, Amerika Serikat.

Karena telah membeli Instagram, Facebook tentu mengharapkan keuntungan finansial. Mereka memutar otak untuk membuka ruang iklan dalam layanan Instagram, dengan cara menampilkan gambar profil pengguna lain dan informasi tentang siapa yang mereka follow. Teknik ini mirip seperti iklan sponsored stories di Facebook.

Ssymber : Kompas.com

Iklan Menurut Provinsi:

BALI
BANTEN
BENGKULU
DKI JAKARTA
GORONTALO
JAMBI
JAWA BARAT
JAWA TENGAH
JAWA TIMUR
KALIMANTAN BARAT
KALIMANTAN SELATAN
KALIMANTAN TENGAH
KALIMANTAN TIMUR
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
KEPULAUAN RIAU
LAMPUNG
MALUKU
MALUKU UTARA
NANGGROE ACEH DARUSSALAM
NUSA TENGGARA BARAT
NUSA TENGGARA TIMUR
PAPUA
RIAU
SULAWESI BARAT
SULAWESI SELATAN
SULAWESI TENGAH
SULAWESI TENGGARA
SULAWESI TIMUR
SULAWESI UTARA
SUMATERA BARAT
SUMATERA SELATAN
SUMATERA UTARA
YOGYAKARTA

Iklan Menurut Kota:

AMBON
BALIKPAPAN
BANDA ACEH
BANDAR LAMPUNG
BANDUNG
BANGKA BELITUNG
BANGKO
BANJARMASIN
BANYUMAS
BANYUWANGI
BATAM
BEKASI
BENGKULU
BIMA
BOGOR
BOJONEGORO
BONE
BULUKUMBA
CIREBON
DENPASAR
DEPOK
DKI JAKARTA
DUMAI
GORONTALO
INDRAMAYU
JAKARTA
JAMBI
JAYAPURA
JEMBER
KAPUAS
KARAWANG
KEDIRI
KENDARI
KOTABUMI
KUDUS
KUPANG
LAMPUNG
LAMPUNG BARAT
LAMPUNG SELATAN
LAMPUNG TENGAH
LUBUK LINGGAU
LUWUK
MADIUN
MADURA
MAGELANG
MAKASAR
MALANG
MAMUJU
MANADO
MATARAM
MEDAN
P. SIDEMPUAN
PADANG
PALANGKARAYA
PALEMBANG
PALOPO
PALU
PARE-PARE
PASURUAN
PEKALONGAN
PEKAN BARU
PEKANBARU
PEMATANG SIANTAR
PONTIANAK
PRABUMULIH
SAMARINDA
SAMPIT
SEMARANG
SERANG
SOLO
SORONG
SUBANG
SUKABUMI
SURABAYA
TANGERANG
TANGGAMUS
TARAKAN
TASIKMALAYA
TEGAL
TERNATE
TIMIKA
TULANG BAWANG
TULUNGAGUNG
YOGYAKARTA

BlackBerry Messenger