• Pasang iklan baris via ONLINE !

    Lebih praktis, cepat, mudah, nyaman, dan tanpa daftar. Anda bisa memesan iklan sesuai dengan kebutuhan anda dengan lebih mudah dan aman. Iklan baris koran JAWA POS dan koran SURYA.

  • Kantor dan alamat kami

    Jalan Mulyosari Raya No. 55 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia - 60112.

  • Menerima pemasangan iklan koran media cetak

    Jawa Pos, Memorandum, Radar Surabaya, dan masih banyak koran lainnya.

  • Cara pemasangan iklan via Online.

    Pemasangan via SMS ke : 0857 3318 4499, pemasangan via online: http://pesan.iklanjawapos.com , pemasangan via email (khusus iklan display) ke : iklanjawapos@yahoo.com, untuk informasi pemasangan iklan silahkan hubungi kami via telepon: 0851 0350 8009

  • Hemat waktu, biaya, dan aman.

    Siap melayani dan membantu anda, memudahkan pemasangan iklan anda dan menghemat waktu anda, transaksi online yang aman dan terpercaya.

  • Waspada Penipuan Pemasangan Iklan!!!

    Bila ada pihak yang menghubungi, mengirimkan pesan SMS dan Email kepada anda dan memberikan Rekening Bank selain yang tercantum pada website IKLANJAWAPOS.COM dan WWW.IKLANJAWAPOS.NET maka 100% adalah penipuan.


Diberitahukan kepada seluruh pelanggan setia kami agar lebih berhati-hati atas berbagai macam bentuk penipuan apapun yang mengatasnamakan kami dan perlu diingat bahwa ADS Advertising hanya menggunakan NOMOR TELEPON / HANDPHONE dan NOMOR REKENING yang kami cantumkan di website ini dalam berinteraksi dengan pelanggan kami. Jika anda menerima SMS / Telepon atau Pemintaan Transfer sejumlah uang atau pembayaran ke nomor rekening selain yang ada di website kami, maka dapat dipastikan pihak tersebut 100% bukan dari pihak kami, dimohon para pelanggan agar lebih berhati-hati terhadap penipuan online yang semakin marak dan mengatasnamakan pihak ADS Advertising.


Posted by ADS
| 14.48
Dua kapal patroli lepas pantai (KPLP) yang terdampar di perumahan warga di Punge Blang Cut, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, setelah diseret tsunami 2004 lalu, akan dihancurkan. Warga setempat menentang upaya itu. Mereka justru berharap kapal tersebut dijadikan objek wisata atau situs tsunami Aceh.

Kapal tersebut diseret tsunami bersamaan dengan PLTD apung sekira empat kilometer dari posisi semula di Pantai Ulee Lheu, Banda Aceh. Berbeda nasib dengan PLTD Apung yang sudah dijadikan objek wisata tsunami, dua kapal itu masih telantar di atas lahan sekira 800 meter persegi milik warga. Posisi dua kapal itu hanya terpaut sekira 300 meter dari PLTD apung.

Pihak Administrasi Pelabuhan (Adpel) Dinas Perhubungan Provinsi Aceh sudah melelang kapal tersebut kepada pihak ketiga, setelah bersengkata dengan pemilik tanah. Hari ini, tim pemenang lelang datang untuk memotong-motong dua kapal tersebut, dengan membawa sejumlah peralatan dan aparat keamanan.

Warga yang sejal dulu tak setuju dengan ide tersebut, berkumpul untuk menggagalkan upaya pemusnahan. Setelah berdialog dengan warga, tim memilih menunda memotong kapal itu.

Ramzah Harly (42), tokoh masyarakat Punge Blang Cut, mengatatakan, kapal tersebut merupakan bukti sejarah tsunami yang harus dilestarikan untuk anak cucu. Masyarakat menginginkan dua kapal ini dijadikan objek wisata tsunami.

“Kami menginginkan kapal ini dijadikan situs tsunami. Ini bukti sejarah yang paling berharga untuk anak cucu kami, supaya anak cucu kami nanti tahu betapa dahsyatnya tsunami yang pernah kami rasakan,” katanya kepada wartawan, Kamis (23/1/2013).

Ramzah optimistis kapal tersebut bisa menarik minat wisatawan lebih banyak. Selama ini, dua kapal tersebut sudah mampu menyedot wisatawan. “Kapal ini sangat megah, ini kan datangnya karena tsunami. Kalau tidak ada tsunami tidak ada yag sanggup bawa ke sini,” ujar Ramzah.

Menurutnya, pihak pemilik tanah sudah merelakan kapal tersebut dijadikan situs tsunami dengan syarat pemerintah harus membayar ganti rugi.

Ramzah menilai sangat wajar pemilik tanah meminta bayaran, karena setelah kapal ini terdampar tanah itu tak bisa dimanfaatkan lagi. Rumah yang sudah hancur disapu tsunami, tak bisa lagi dibangun dipertapakan semula karena sudah tertutup kapal. “Ada rumah bantuan, tapi tidak bisa dibangun di sini, kan rugi pemiliknya,” ujar Ramzah.

Pihaknya berencana mengusulkan pembebasan tanah ini ke Dinas Perawisata atau Pemkot Banda Aceh, kemudian memperjuangkan situs ini menjadi satu paket wisata dengan PTLD Apung. “Di PLTD apung nanti akan kami sediakan odong-odong atau becak yang bisa membawa pendatang dari sana ke mari. Jadi orang habis lihat-lihat PLTD apung, bisa langsung ke sini,” katanya.

Kampung Punge Blang Cut kini terkenal dengan objek wisata PLTD Apung. Kapal pembangkit listrik milik PLN seberat sekira 2.500 ton ini diseret tsunami sejauh kurang lebih empat meter, dinilai sebagai salah satu keajaiban tsunami.

Situs ini kini dikelola oleh masyarakat sadar wisata Punge Blang Cut. Saban hari situs ini banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun dari mancanegara. Hal ini sangat membantu perekonomian warga. Mereka berharap dua kapal patroli yang terdampar di sana juga dijadikan situs wisata. “Kami ingin menjadikan Punge Blang Cut sebagai kampong wisata,” kata Ramzah. (ris)

Sumber : Okezone.com

Iklan Menurut Provinsi:

BALI
BANTEN
BENGKULU
DKI JAKARTA
GORONTALO
JAMBI
JAWA BARAT
JAWA TENGAH
JAWA TIMUR
KALIMANTAN BARAT
KALIMANTAN SELATAN
KALIMANTAN TENGAH
KALIMANTAN TIMUR
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
KEPULAUAN RIAU
LAMPUNG
MALUKU
MALUKU UTARA
NANGGROE ACEH DARUSSALAM
NUSA TENGGARA BARAT
NUSA TENGGARA TIMUR
PAPUA
RIAU
SULAWESI BARAT
SULAWESI SELATAN
SULAWESI TENGAH
SULAWESI TENGGARA
SULAWESI TIMUR
SULAWESI UTARA
SUMATERA BARAT
SUMATERA SELATAN
SUMATERA UTARA
YOGYAKARTA

Iklan Menurut Kota:

AMBON
BALIKPAPAN
BANDA ACEH
BANDAR LAMPUNG
BANDUNG
BANGKA BELITUNG
BANGKO
BANJARMASIN
BANYUMAS
BANYUWANGI
BATAM
BEKASI
BENGKULU
BIMA
BOGOR
BOJONEGORO
BONE
BULUKUMBA
CIREBON
DENPASAR
DEPOK
DKI JAKARTA
DUMAI
GORONTALO
INDRAMAYU
JAKARTA
JAMBI
JAYAPURA
JEMBER
KAPUAS
KARAWANG
KEDIRI
KENDARI
KOTABUMI
KUDUS
KUPANG
LAMPUNG
LAMPUNG BARAT
LAMPUNG SELATAN
LAMPUNG TENGAH
LUBUK LINGGAU
LUWUK
MADIUN
MADURA
MAGELANG
MAKASAR
MALANG
MAMUJU
MANADO
MATARAM
MEDAN
P. SIDEMPUAN
PADANG
PALANGKARAYA
PALEMBANG
PALOPO
PALU
PARE-PARE
PASURUAN
PEKALONGAN
PEKAN BARU
PEKANBARU
PEMATANG SIANTAR
PONTIANAK
PRABUMULIH
SAMARINDA
SAMPIT
SEMARANG
SERANG
SOLO
SORONG
SUBANG
SUKABUMI
SURABAYA
TANGERANG
TANGGAMUS
TARAKAN
TASIKMALAYA
TEGAL
TERNATE
TIMIKA
TULANG BAWANG
TULUNGAGUNG
YOGYAKARTA

BlackBerry Messenger