• Pasang iklan baris via ONLINE !

    Lebih praktis, cepat, mudah, nyaman, dan tanpa daftar. Anda bisa memesan iklan sesuai dengan kebutuhan anda dengan lebih mudah dan aman. Iklan baris koran JAWA POS dan koran SURYA.

  • Kantor dan alamat kami

    Jalan Mulyosari Raya No. 55 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia - 60112.

  • Menerima pemasangan iklan koran media cetak

    Jawa Pos, Memorandum, Radar Surabaya, dan masih banyak koran lainnya.

  • Cara pemasangan iklan via Online.

    Pemasangan via SMS ke : 0857 3318 4499, pemasangan via online: http://pesan.iklanjawapos.com , pemasangan via email (khusus iklan display) ke : iklanjawapos@yahoo.com, untuk informasi pemasangan iklan silahkan hubungi kami via telepon: 0851 0350 8009

  • Hemat waktu, biaya, dan aman.

    Siap melayani dan membantu anda, memudahkan pemasangan iklan anda dan menghemat waktu anda, transaksi online yang aman dan terpercaya.

  • Waspada Penipuan Pemasangan Iklan!!!

    Bila ada pihak yang menghubungi, mengirimkan pesan SMS dan Email kepada anda dan memberikan Rekening Bank selain yang tercantum pada website IKLANJAWAPOS.COM dan WWW.IKLANJAWAPOS.NET maka 100% adalah penipuan.


Diberitahukan kepada seluruh pelanggan setia kami agar lebih berhati-hati atas berbagai macam bentuk penipuan apapun yang mengatasnamakan kami dan perlu diingat bahwa ADS Advertising hanya menggunakan NOMOR TELEPON / HANDPHONE dan NOMOR REKENING yang kami cantumkan di website ini dalam berinteraksi dengan pelanggan kami. Jika anda menerima SMS / Telepon atau Pemintaan Transfer sejumlah uang atau pembayaran ke nomor rekening selain yang ada di website kami, maka dapat dipastikan pihak tersebut 100% bukan dari pihak kami, dimohon para pelanggan agar lebih berhati-hati terhadap penipuan online yang semakin marak dan mengatasnamakan pihak ADS Advertising.


Posted by ADS
| 16.41
Cara Membedakan Bakso Daging Babi Dan Campuran Babi - Kasus penemuan bakso yang terbuat dari daging babi semakin melebar. Setelah temuan di Pasar Cipete, Jakarta Selatan, pemeriksaan intensif terus dilebarkan ke sejumlah pelosok DKI Jakarta. Kemarin (13/12), Sudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Barat menemukan kasus serupa.

Uji sampel dilakukan pada pedagang bakso di Pasar Tomang Barat, Pasar Duta Mas, Pasar Kemiri, Pasar Grogol, Pasar Puri dan industri rumahan pembuatan bakso di daerah Kapuk, Cengkareng. Sudin melakukan tes laboratorium 34 sampel bakso daging sapi yang diambil dari enam pasar tradisional. Hasilnya, tiga butir sample bakso positif mengandung daging babi.

Kepala Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Barat, Eviati menerangkan, tiga bakso tersebut didapat dari pedagang bakso curah yang menjual bakso oplosan secara eceran per butir.

’’Tiga bakso yang mengandung daging babi itu kami te mukan dari tiga pedagang, masing-masing di di pasar Grogol, Kopro, dan Puri,’’ terangnya, kemarin (13/12).

Ia menerangkan, bakso sapi dan bakso oplosan juga berbeda dari segi harga. Bakso oplosan dijual lebih murah daripada bakso sapi, hanya Rp 300 per butir, tergantung besarannya paling mahal Rp 1.500 per butir. Sementara kalau bakso sapi biasanya dijual Rp 1.000 per butir

”Bakso oplosan mengandung daging babi ini dijual curah dalam baskom, bukan kemasan,” ujarnya.

Eviati menambahkan, secara kasat mata, bakso daging sapi dan bakso oplosan nyaris tidak ada bedanya. Warna dan fisiknya hampir sama dan sulit dibedakan. Kalau murni daging babi biasanya berwarna keputih-putihan. Atas temuan ini, lanjut dia, setelah enam pasar.

Enam pasar di Jakarta Barat, yakni pasar Kopro, pasar Kemiri, pasar Duta Mas, pasar Puri, pasar Grogol, dan sebuah pabrik bakso di kawasan Kapuk, Cengkareng. Pihak Sudin berencana melakukan sidak di pasar-pasar yang kedapatan menjual bakso curah oplosan tersebut.

Sementara itu, Kepala Seksi Penga wasan dan Penertiban Sudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Barat, Moris Parlin dungan Sihombing mengatakan, pihak nya akan bertindak tegas terkait de ngan penemuan bakso oplosan tersebut.

”Kami akan melakukan sidak bersama- sama dengan pihak kepolisian,” ujar Moris.

Moris menerangkan, ketiga pedagang dari ketiga pasar yang kedapatan mengoplos bakso tersebut merupakan pedagang lama di pasar masing-masing.

”Mereka memang sudah punya lapak sendiri disana. Apa alasan mereka mengoplos, akan kami tanyakan setelah sidak nanti,” kata Moris. 

Moris menambahkan, ketiga sample tersebut besok (hari ini) rencananya akan diuji kembali di laboratorium Dinas Provinsi DKI Jakarta dengan didampingi pihak Polda Metro Jaya.

“Jika memang kembali terbukti mengandung daging babi, pihak Polda akan melakukan penangkapan,” ujarnya. Terkait maraknya peredaran bakso oplosan yang mengandung daging babi ini, Moris berasumsi, hal itu bisa terjadi akibat melonjaknya harga daging sapi yang mencapai Rp 90 ribu perkilo, sedang kan harga daging babi jauh lebih murah, hanya Rp 60 ribu perkilo.

Sebab itu, kedepan pihaknya akan melakukan pengujian langsung ke pedagang bakso di pasaran.

”Untuk membedakan baso mengandung babi atau sapi terlihat dari warna. Biasanya baso yang dicampur babi warnanya keputihan sedangkan baso sapi kemerahan,” ujarnya. ”Dari tempat-tempat yang kami uji sampel tersebut, tiga pedagang bakso di Pasar Tomang Barat, Grogol dan Pasar Puri prositif baksonya mengandung daging babi,” ujar Moris Parlindungan Sihom bing, Kasie Pengawasan dan Pengen dalian, Sudin Peternakan dan Perika nan Jakarta Barat, Kamis (13/12).

Adapun cara pemngambilan sampel, di katakan Moris, dilakukan pada pedagang bakso curah atau dijual secara kiloan.

”Uji sampel belum kami lakukan pada baso kemasan,” kata Moris. Secara kasat mata, dikatakan Moris, memang sangat sulit untuk membedakan bakso dari daging sapi ataupun bakso yang terbuat dari daging babi.

Tapi, bia sanya bakso yang mengandung daging babi warnanya agak keputihan sedangkan bakso dari daging sapi berwarna agak kemerahan. Dari harga, bak so yang mengandung daging babi memang dijual cukup murah yakni Rp 300 per butir sedangkan bakso daging sapi dijual Rp 1.000 per butir. Selanjutnya, kata Moris, pihaknya bersama Polda Metro Jaya akan melakukan pengecekan kembali terhadap keberadaan pedagang bakso daging babi.

”Sesuai kewenangan, kami hanya mengambil dan menguji sampel, untuk penindakan kami serahkan kepada petugas kepolisian,” tandasnya.

Pada bagian lain, warga diimbau waspada dan jeli terhadap bahan baku pembuatan bakso yang diduga dicampur daging babi. Pasalnya Petugas Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Pem kot Jakarta Selatan, menyita puluhan daging babi yang akan dicampur pada adonan bakso di Pasar Cipete. Razia yang dilakukan Rabu (12/12) dinihari lalu.

Se tidak nya 50 kilogram daging babi siap giling untuk bahan baso diamankan petugas. Informasi yang dihimpun, berdasarkan laporan warga masyarakat terhadap pelaku yang diduga membuat baso dengan daging babi itu masuk ke telinga petugas PNS Jakarta Selatan.

Petugas pun bergerak dan memantau, setelah ada bukti kuat, petugas pun segera menggerebek lokasi dimana baso itu dibuat. Daging babi yang diduga akan dicampurkan dengan 10 kilogram daging ayam juga daging sapi untuk kemudian diolah menjadi bakso, dengan nama dagangan ”Bakso Sapi”.

Dari penggerebekan itu, petugas juga mendata dan mengamankan 6 orang pedagang bakso beserta tukang giling daging oplosan itu. Menurut pengakuan penjual bakso, Sa mino Hartono menjelaskan, mereka terpaksa membeli bakso dengan campuran daging babi karena memiliki harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran.

”Saya tidak tahu kalau itu oplosannya daging babi,” tutur Samino. 

Di sisi lain, Kepala Suku Dinas Peterna kan dan Perikanan Jakarta Selatan, Agus Priyambodo mengatakan, praktik mengoplos daging sapi dengan daging babi itu dilakukan guna menekan harga juga terjadi di sejumlah pasar lainnya. Harga daging sapi hingga kini masih berada di kisaran harga Rp 90 ribu per kilogram.

”Daging babi hanya Rp 45 ribu per kilogram,” ungkap Agus. (asp/ibl)

Sumber: http://indopos.co.id/

Iklan Menurut Provinsi:

BALI
BANTEN
BENGKULU
DKI JAKARTA
GORONTALO
JAMBI
JAWA BARAT
JAWA TENGAH
JAWA TIMUR
KALIMANTAN BARAT
KALIMANTAN SELATAN
KALIMANTAN TENGAH
KALIMANTAN TIMUR
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
KEPULAUAN RIAU
LAMPUNG
MALUKU
MALUKU UTARA
NANGGROE ACEH DARUSSALAM
NUSA TENGGARA BARAT
NUSA TENGGARA TIMUR
PAPUA
RIAU
SULAWESI BARAT
SULAWESI SELATAN
SULAWESI TENGAH
SULAWESI TENGGARA
SULAWESI TIMUR
SULAWESI UTARA
SUMATERA BARAT
SUMATERA SELATAN
SUMATERA UTARA
YOGYAKARTA

Iklan Menurut Kota:

AMBON
BALIKPAPAN
BANDA ACEH
BANDAR LAMPUNG
BANDUNG
BANGKA BELITUNG
BANGKO
BANJARMASIN
BANYUMAS
BANYUWANGI
BATAM
BEKASI
BENGKULU
BIMA
BOGOR
BOJONEGORO
BONE
BULUKUMBA
CIREBON
DENPASAR
DEPOK
DKI JAKARTA
DUMAI
GORONTALO
INDRAMAYU
JAKARTA
JAMBI
JAYAPURA
JEMBER
KAPUAS
KARAWANG
KEDIRI
KENDARI
KOTABUMI
KUDUS
KUPANG
LAMPUNG
LAMPUNG BARAT
LAMPUNG SELATAN
LAMPUNG TENGAH
LUBUK LINGGAU
LUWUK
MADIUN
MADURA
MAGELANG
MAKASAR
MALANG
MAMUJU
MANADO
MATARAM
MEDAN
P. SIDEMPUAN
PADANG
PALANGKARAYA
PALEMBANG
PALOPO
PALU
PARE-PARE
PASURUAN
PEKALONGAN
PEKAN BARU
PEKANBARU
PEMATANG SIANTAR
PONTIANAK
PRABUMULIH
SAMARINDA
SAMPIT
SEMARANG
SERANG
SOLO
SORONG
SUBANG
SUKABUMI
SURABAYA
TANGERANG
TANGGAMUS
TARAKAN
TASIKMALAYA
TEGAL
TERNATE
TIMIKA
TULANG BAWANG
TULUNGAGUNG
YOGYAKARTA

BlackBerry Messenger