• Pasang iklan baris via ONLINE !

    Lebih praktis, cepat, mudah, nyaman, dan tanpa daftar. Anda bisa memesan iklan sesuai dengan kebutuhan anda dengan lebih mudah dan aman. Iklan baris koran JAWA POS dan koran SURYA.

  • Kantor dan alamat kami

    Jalan Mulyosari Raya No. 55 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia - 60112.

  • Menerima pemasangan iklan koran media cetak

    Jawa Pos, Memorandum, Radar Surabaya, dan masih banyak koran lainnya.

  • Cara pemasangan iklan via Online.

    Pemasangan via SMS ke : 0857 3318 4499, pemasangan via online: http://pesan.iklanjawapos.com , pemasangan via email (khusus iklan display) ke : iklanjawapos@yahoo.com, untuk informasi pemasangan iklan silahkan hubungi kami via telepon: 0851 0350 8009

  • Hemat waktu, biaya, dan aman.

    Siap melayani dan membantu anda, memudahkan pemasangan iklan anda dan menghemat waktu anda, transaksi online yang aman dan terpercaya.

  • Waspada Penipuan Pemasangan Iklan!!!

    Bila ada pihak yang menghubungi, mengirimkan pesan SMS dan Email kepada anda dan memberikan Rekening Bank selain yang tercantum pada website IKLANJAWAPOS.COM dan WWW.IKLANJAWAPOS.NET maka 100% adalah penipuan.


Diberitahukan kepada seluruh pelanggan setia kami agar lebih berhati-hati atas berbagai macam bentuk penipuan apapun yang mengatasnamakan kami dan perlu diingat bahwa ADS Advertising hanya menggunakan NOMOR TELEPON / HANDPHONE dan NOMOR REKENING yang kami cantumkan di website ini dalam berinteraksi dengan pelanggan kami. Jika anda menerima SMS / Telepon atau Pemintaan Transfer sejumlah uang atau pembayaran ke nomor rekening selain yang ada di website kami, maka dapat dipastikan pihak tersebut 100% bukan dari pihak kami, dimohon para pelanggan agar lebih berhati-hati terhadap penipuan online yang semakin marak dan mengatasnamakan pihak ADS Advertising.


Posted by ADS
| 07.20
Penganiayaan Wartawati Panser TV Di Kalimantan Timur - Tindakan represif kepada wartawan yang sedang menjalankan tugas kembali terjadi. Kali ini wartawati Paser TV, Kalimantan Timur, Yuni menjadi korban amukan 16 lelaki. Ironisnya, pemimpin pengeroyokan tersebut adalah seorang kepala desa. Akibat pengeroyokan dan penganiayaan tersebut, Yuni hingga saat ini masih dirawat di RSUD Panglima Kebaya. Tidak itu saja, Yuni pun kini mengalami keguguran karena diinjak-injak oleh pelaku.

Kepada merdeka.com Minggu (3/3), Yuni menceritakan kisah tragis yang dialaminya kemarin siang tersebut. Saat itu terdengar kabar bahwa ada perusakan rumah warga oleh sekelompok orang di Desa Rantaupanjang, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kaltim. Yuni pun segera bergegas menuju lokasi untuk melakukan peliputan.

Namun saat hendak pulang, tiba-tiba Yuni dihadang belasan pria. Mengetahui Yuni adalah wartawan, belasan pria itu langsung marah dan menganiayanya.

"Saya bilang, saya wartawan, mereka malah langsung jambak dari belakang, terus dibentak wartawan dilarang meliput di sini," kenang Yuni.

Belasan pria itu juga membawa parang, kampak dan senjata tajam lainnya saat mengintimidasi Yuni. Di antara belasan orang itu lalu muncul bos mereka yang tak lain adalah Kepala Desa Rantau Panjang, Ilyas. Bukannya menolong Yuni, Ilyas malah ikut menganiaya anggota PWI itu. Yuni kemudian dirampas jaketnya, dan diambil kamera serta lensanya. Yuni juga diinjak-injak di bagian kaki, perut dan kepalanya oleh Ilyas dan anak buahnya.

"Baju saya koyak semua. Saya bilang waktu diinjak-injak itu kalau saya wartawan dan saya dilindungi UU, tetapi Kades itu malah bilang saya tidak tahu hukum dan di sini saya penguasa," terangnya.

Usai puas menganiaya, para pelaku dan Kades lalu meninggalkan Yuni. Yuni pun segera melapor kejadian itu ke Polres dan dilakukan visum. Namun karena lukanya yang parah, pihak RSUD akhirnya menyarankan Yuni diopnam.

"Kebetulan sata sedang isi beberapa minggu, karena pendarahan itu janin saya hilang. Saya cukup lama pendarahan," ujar Yani terisak.

Kapolres Paser AKBP Ismajudin saat dihubungi merdeka.com mengaku belum mendapat laporan atas penganiayaan tersebut. Namun dirinya berjanji akan segera mengusut peristiwa itu bila benar terjadi.

"Nanti akan saya cek ke kantor," imbuhnya.[hhw]

Sumber: www.merdeka.com

Iklan Menurut Provinsi:

BALI
BANTEN
BENGKULU
DKI JAKARTA
GORONTALO
JAMBI
JAWA BARAT
JAWA TENGAH
JAWA TIMUR
KALIMANTAN BARAT
KALIMANTAN SELATAN
KALIMANTAN TENGAH
KALIMANTAN TIMUR
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
KEPULAUAN RIAU
LAMPUNG
MALUKU
MALUKU UTARA
NANGGROE ACEH DARUSSALAM
NUSA TENGGARA BARAT
NUSA TENGGARA TIMUR
PAPUA
RIAU
SULAWESI BARAT
SULAWESI SELATAN
SULAWESI TENGAH
SULAWESI TENGGARA
SULAWESI TIMUR
SULAWESI UTARA
SUMATERA BARAT
SUMATERA SELATAN
SUMATERA UTARA
YOGYAKARTA

Iklan Menurut Kota:

AMBON
BALIKPAPAN
BANDA ACEH
BANDAR LAMPUNG
BANDUNG
BANGKA BELITUNG
BANGKO
BANJARMASIN
BANYUMAS
BANYUWANGI
BATAM
BEKASI
BENGKULU
BIMA
BOGOR
BOJONEGORO
BONE
BULUKUMBA
CIREBON
DENPASAR
DEPOK
DKI JAKARTA
DUMAI
GORONTALO
INDRAMAYU
JAKARTA
JAMBI
JAYAPURA
JEMBER
KAPUAS
KARAWANG
KEDIRI
KENDARI
KOTABUMI
KUDUS
KUPANG
LAMPUNG
LAMPUNG BARAT
LAMPUNG SELATAN
LAMPUNG TENGAH
LUBUK LINGGAU
LUWUK
MADIUN
MADURA
MAGELANG
MAKASAR
MALANG
MAMUJU
MANADO
MATARAM
MEDAN
P. SIDEMPUAN
PADANG
PALANGKARAYA
PALEMBANG
PALOPO
PALU
PARE-PARE
PASURUAN
PEKALONGAN
PEKAN BARU
PEKANBARU
PEMATANG SIANTAR
PONTIANAK
PRABUMULIH
SAMARINDA
SAMPIT
SEMARANG
SERANG
SOLO
SORONG
SUBANG
SUKABUMI
SURABAYA
TANGERANG
TANGGAMUS
TARAKAN
TASIKMALAYA
TEGAL
TERNATE
TIMIKA
TULANG BAWANG
TULUNGAGUNG
YOGYAKARTA

BlackBerry Messenger