• Pasang iklan baris via ONLINE !

    Lebih praktis, cepat, mudah, nyaman, dan tanpa daftar. Anda bisa memesan iklan sesuai dengan kebutuhan anda dengan lebih mudah dan aman. Iklan baris koran JAWA POS dan koran SURYA.

  • Kantor dan alamat kami

    Jalan Mulyosari Raya No. 55 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia - 60112.

  • Menerima pemasangan iklan koran media cetak

    Jawa Pos, Memorandum, Radar Surabaya, dan masih banyak koran lainnya.

  • Cara pemasangan iklan via Online.

    Pemasangan via SMS ke : 0857 3318 4499, pemasangan via online: http://pesan.iklanjawapos.com , pemasangan via email (khusus iklan display) ke : iklanjawapos@yahoo.com, untuk informasi pemasangan iklan silahkan hubungi kami via telepon: 0851 0350 8009

  • Hemat waktu, biaya, dan aman.

    Siap melayani dan membantu anda, memudahkan pemasangan iklan anda dan menghemat waktu anda, transaksi online yang aman dan terpercaya.

  • Waspada Penipuan Pemasangan Iklan!!!

    Bila ada pihak yang menghubungi, mengirimkan pesan SMS dan Email kepada anda dan memberikan Rekening Bank selain yang tercantum pada website IKLANJAWAPOS.COM dan WWW.IKLANJAWAPOS.NET maka 100% adalah penipuan.


Diberitahukan kepada seluruh pelanggan setia kami agar lebih berhati-hati atas berbagai macam bentuk penipuan apapun yang mengatasnamakan kami dan perlu diingat bahwa ADS Advertising hanya menggunakan NOMOR TELEPON / HANDPHONE dan NOMOR REKENING yang kami cantumkan di website ini dalam berinteraksi dengan pelanggan kami. Jika anda menerima SMS / Telepon atau Pemintaan Transfer sejumlah uang atau pembayaran ke nomor rekening selain yang ada di website kami, maka dapat dipastikan pihak tersebut 100% bukan dari pihak kami, dimohon para pelanggan agar lebih berhati-hati terhadap penipuan online yang semakin marak dan mengatasnamakan pihak ADS Advertising.


Posted by ADS
| 20.24
Kasus Perampokan Di Perumahan Riveria, Lebak Bulus Didalangi 2 Babysitter - Dua babysitter Siti K, 29, dan Naqiyah, 52, berasal dari sebuah yayasan di Jakarta Selatan mendalangi aksi perampokan di Jalan Poncol Lestari Perumahan Riveria Kavling 10, RT 8/2, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Dua rekanan babysitter yakni Kasmun, 31, (residivis) dan Saeful M, 30, juga terlibat dalam aksi perampokan tersebut. Hingga kasusnya terkuak oleh petugas kepolisian setempat.

Kapolsek Cilandak, Jakarta Selatan, Kompol Sungkono mengatakan, jumlah pelaku perampokan ada enam orang. Awal kejadian, dua babysitter yang berasal dari Pekalongan itu baru bekerja selama dua bulan.

"Karena babysitter melihat adanya banyak barang berharga dan banyak kesempatan, lalu keduanya secara bersama-sama merencanakan perampokan di rumah tersebut," ujarnya kepada wartawan, Kamis (13/6) kemarin siang.

Dijelaskannya, lantas babysitter itu, memberitahukan kepada keempat pelaku lainnya yang berada di Pekalongan untuk segera ke Jakarta dan melakukan perampokan itu. Pada Senin (6/5) lalu, setelah direncanakan melakukan perampokan di rumah sang majikan tempat ke dua babysitter bekerja di Jalan Poncol Lestari Perumahan Riveria. Keempat pelaku datang dari Pekalongan yakni Kasmun, Saeful Mukmin, Yusril dan Imam tiba di Terminal Lebak Bulus sekitar pukul 08.00. 

"Tiba di Terminal Lebak Bulus, para pelaku sempat membeli tali rapia hitam dan lakban hitam," katanya.

Setelah Siti Katiroh selaku babysitter di rumah korban menginformasikan bahwa rumahnya telah aman karena majikannya sedang pergi. Selanjutnya para pelaku mengarah ke rumah korban sekitar pukul 14.00. Sedangkan pelaku Imam menunggu di Terminal Lebak Bulus dan pelaku Yusrin menunggu di Jalan Raya Poncol Lestari.

Pelaku Saeful Mukmin dan Kasmun masuk ke dalam rumah melalui jendela sesuai arahan kedua babysitter yang berada di dalam rumah korban. Karena sebelumnya, jendela itu telah dibuka oleh babysitter Siti.

"Selanjutnya kedua babysitter memberikan petunjuk keadaan di dalam rumah dan di mana saja barang-barang berharga disimpan oleh majikannya," tegasnya.

Setelah Kasmun dan Mukmin berhasil masuk ke dalam rumah. Lalu pembantu di rumah bernama Sri Nurchasanah yang sedang di dalam kamar, langsung dilumpuhkan pelaku dengan melakban mulut, mengikat kaki dan tangan dengan tali rapia. Setelah berhasil melumpuhkan pembantu di rumah itu, para pelaku dengan leluasa menggasak barang-barang berharga milik korban. Para pelaku menggasak berbagai barang berharga seperti 40 jam tangan berbagai merk, uang tunai Rp 500 ribu, perhiasan emas dan perak serta tujuh handphone dan satu Iphone.

Agar aksinya tidak mencurigakan, usai menggasak barang-barang tersebut, pelaku Saeful Mukmin masuk ke kamar Siti Katiroh babysitter yang terlibat perampokan untuk mengikat tangan dan kaki Siti serta melakban mulutnya. Untuk pelaku Kasmun masuk ke dalam kamar Naqiyah untuk melakukan hal yang sama.

Dengan tenang, Saeful dan Kasmun keluar rumah membawa barang curian dibantu pelaku Yusril yang sedang menunggu di depan rumah. Para pelaku pun satu per satu keluar dari lingkungan perumahan dan berjalan ke arah Lebak Bulus serta bertemu dengan Imam yang menunggu di Terminal Lebak Bulus.

Setelah seluruh pelaku berkumpul, keempatnya kabur ke Pekalongan, Jawa Tengah. Pembantu Sri Nurchasanah (yang tidak terlibat perampokan) berhasil membuka ikatan tali pada tangan. Sri keluar rumah dan melaporkan kejadian perampokan itu kepada keamanan setempat. Sementara, kedua babysitter menelpon pemilik rumah yang juga majikan mereka, dan menyampaikan bahwa telah terjadi perampokan di rumahnya.

Dalam laporan korban ditindaklanjuti petugas, empat pelaku dibekuk di beberapa tempat daerah berbeda. Sedangkan dua pelaku lainnya masih buron.

"Pelaku Siti Katiroh dan Naqiyah bekerja sebagai babysitter di rumah korban sekaligus otak perampokan ditangkap pada Jumat (7/6) sekitar pukul 20.00 di rumah korban," ungkapnya kepada wartawan, Kamis (13/6) siang kemarin.

Kemudian pada Sabtu (8/6), Kasmun (residivis kasus pembunuhan di Jawa Tengah) yang juga ikut dalam aksi perampokan itu ditangkap di Pekalongan. Untuk pelaku Saeful Mukmin, yang juga residivis kasus pemerkosaan di Jawa Tengah dan baru keluar sekitar tiga bulan lalu, ditangkap Minggu (9/6) di Cilacap, Jawa Tengah. Petugas mendapatkan informasi dari dua babysitter yang berhasil diamankan terlebih dahul paparnya.

"Dalam pemeriksaan ke dua babysitter, akhirnya diketahui keduanya merupakan otak dari perampokan dan juga menyusun skenario dari awal hingga akhir," ungkapnya. Para pelaku akan dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara. 

Sumber: http://www.jpnn.com/ (ibl)

Iklan Menurut Provinsi:

BALI
BANTEN
BENGKULU
DKI JAKARTA
GORONTALO
JAMBI
JAWA BARAT
JAWA TENGAH
JAWA TIMUR
KALIMANTAN BARAT
KALIMANTAN SELATAN
KALIMANTAN TENGAH
KALIMANTAN TIMUR
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
KEPULAUAN RIAU
LAMPUNG
MALUKU
MALUKU UTARA
NANGGROE ACEH DARUSSALAM
NUSA TENGGARA BARAT
NUSA TENGGARA TIMUR
PAPUA
RIAU
SULAWESI BARAT
SULAWESI SELATAN
SULAWESI TENGAH
SULAWESI TENGGARA
SULAWESI TIMUR
SULAWESI UTARA
SUMATERA BARAT
SUMATERA SELATAN
SUMATERA UTARA
YOGYAKARTA

Iklan Menurut Kota:

AMBON
BALIKPAPAN
BANDA ACEH
BANDAR LAMPUNG
BANDUNG
BANGKA BELITUNG
BANGKO
BANJARMASIN
BANYUMAS
BANYUWANGI
BATAM
BEKASI
BENGKULU
BIMA
BOGOR
BOJONEGORO
BONE
BULUKUMBA
CIREBON
DENPASAR
DEPOK
DKI JAKARTA
DUMAI
GORONTALO
INDRAMAYU
JAKARTA
JAMBI
JAYAPURA
JEMBER
KAPUAS
KARAWANG
KEDIRI
KENDARI
KOTABUMI
KUDUS
KUPANG
LAMPUNG
LAMPUNG BARAT
LAMPUNG SELATAN
LAMPUNG TENGAH
LUBUK LINGGAU
LUWUK
MADIUN
MADURA
MAGELANG
MAKASAR
MALANG
MAMUJU
MANADO
MATARAM
MEDAN
P. SIDEMPUAN
PADANG
PALANGKARAYA
PALEMBANG
PALOPO
PALU
PARE-PARE
PASURUAN
PEKALONGAN
PEKAN BARU
PEKANBARU
PEMATANG SIANTAR
PONTIANAK
PRABUMULIH
SAMARINDA
SAMPIT
SEMARANG
SERANG
SOLO
SORONG
SUBANG
SUKABUMI
SURABAYA
TANGERANG
TANGGAMUS
TARAKAN
TASIKMALAYA
TEGAL
TERNATE
TIMIKA
TULANG BAWANG
TULUNGAGUNG
YOGYAKARTA

BlackBerry Messenger