• Pasang iklan baris via ONLINE !

    Lebih praktis, cepat, mudah, nyaman, dan tanpa daftar. Anda bisa memesan iklan sesuai dengan kebutuhan anda dengan lebih mudah dan aman. Iklan baris koran JAWA POS dan koran SURYA.

  • Kantor dan alamat kami

    Jalan Mulyosari Raya No. 55 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia - 60112.

  • Menerima pemasangan iklan koran media cetak

    Jawa Pos, Memorandum, Radar Surabaya, dan masih banyak koran lainnya.

  • Cara pemasangan iklan via Online.

    Pemasangan via SMS ke : 0857 3318 4499, pemasangan via online: http://pesan.iklanjawapos.com , pemasangan via email (khusus iklan display) ke : iklanjawapos@yahoo.com, untuk informasi pemasangan iklan silahkan hubungi kami via telepon: 0851 0350 8009

  • Hemat waktu, biaya, dan aman.

    Siap melayani dan membantu anda, memudahkan pemasangan iklan anda dan menghemat waktu anda, transaksi online yang aman dan terpercaya.

  • Waspada Penipuan Pemasangan Iklan!!!

    Bila ada pihak yang menghubungi, mengirimkan pesan SMS dan Email kepada anda dan memberikan Rekening Bank selain yang tercantum pada website IKLANJAWAPOS.COM dan WWW.IKLANJAWAPOS.NET maka 100% adalah penipuan.


Diberitahukan kepada seluruh pelanggan setia kami agar lebih berhati-hati atas berbagai macam bentuk penipuan apapun yang mengatasnamakan kami dan perlu diingat bahwa ADS Advertising hanya menggunakan NOMOR TELEPON / HANDPHONE dan NOMOR REKENING yang kami cantumkan di website ini dalam berinteraksi dengan pelanggan kami. Jika anda menerima SMS / Telepon atau Pemintaan Transfer sejumlah uang atau pembayaran ke nomor rekening selain yang ada di website kami, maka dapat dipastikan pihak tersebut 100% bukan dari pihak kami, dimohon para pelanggan agar lebih berhati-hati terhadap penipuan online yang semakin marak dan mengatasnamakan pihak ADS Advertising.


Posted by ADS
| 12.57
Praktik Suap Dan Sogok Mafia Hukum Di Indonesia Sangat Memprihatinkan - Anggota Komisi III DPR RI, Nudirman Munir, mengungkapkan, proses suap-menyuap dan sogok- menyogok yang dilakukan pengacara kepada hakim dengan tujuan melicinkan perkara, bukanlah sesuatu yang baru di dunia peradilan. Suap menyuap membuktikan sistem peradilan di Indonesia bobrok.

Praktik Suap Dan Sogok Mafia Hukum Di Indonesia Sangat Memprihatinkan

"Saya tidak pernah mau melakukan suap bahkan saya memutuskan keluar ketika tahu untuk memenangkan kasus itu harus menyuap hakim. Hal inilah yang ingin kita benahi terkait mafia hukum di negara ini,"  kata dia saat diskusi Polemik Sindo Radio, yang bertajuk 'Advokat Juga Manusia' di Warung Daun Cikini,  Jakarta Pusat, Sabtu, (27/7/2013).

Politikus Partai Golkar itu mengatakan, perkembangan mafia peradilan di Indonesia sudah sangat memprihatinkan dan mengakar.  Sebagai mantan advokat, dia sering melihat ada pengacara hebat tetapi sering kalah di pengadilan, begitu pula sebaliknya.

"Kepastian hukum bagi masyarakat tidak ada. Pengacara hebat, lulusan luar negeri dengan titelnya banyak, tetap saja kasusnya kalah terus. Ada pengacara biasa aja tapi dia mau membiayai agar kasusnya menang. Inilah bobroknya keadilan hukum Indonesia," ungkapnya.

Dia berharap kebobrokan sistem peradilan hukum yang mengakar di negara ini, diharapkan akan segera berkurang  dengan segera dibentuknya Rancangan Undang Undang Advokasi (RUU Advokasi) yang saat ini sedang dikaji di DPR. 

"Kalau ada sanksi, para penegak hukum itu sudah tidak kebal hukum lagi, selama ini mereka (penegak hukum) suka memelintir KUHAP, tapi kalau sudah ada sanksinya mereka takut. Kita mau ada transparansi termasuk di Mahkamah Agung," tegasnya.

Munir yang lama berkecimpung sebagai advokat itu memberikan catatan tebal untuk institusi hukum MA. Kata dia, MA harus menjadi salah satu lokasi  yang paling transparan bagi masyarakat. Dia berharap agar Rancangan Undang Undang Advokat, ini dapat selesai akhir tahun ini.

"RUU ini jelas, semuanya harus ada transparansi dan saya yakin 70 persen kasus suap akan menyusut. Sanksi bagi Hakim, Jaksa dan polisi bagi yang melanggar. Karena jika tidak, maka tidak akan ada harapan hukum bisa lebih baik di negara ini. Semoga RUU ini akan rampung pada tahun ini juga," tutupnya.

Sumber: http://news.okezone.com/ Fahmi Firdaus (ugo)

Iklan Menurut Provinsi:

BALI
BANTEN
BENGKULU
DKI JAKARTA
GORONTALO
JAMBI
JAWA BARAT
JAWA TENGAH
JAWA TIMUR
KALIMANTAN BARAT
KALIMANTAN SELATAN
KALIMANTAN TENGAH
KALIMANTAN TIMUR
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
KEPULAUAN RIAU
LAMPUNG
MALUKU
MALUKU UTARA
NANGGROE ACEH DARUSSALAM
NUSA TENGGARA BARAT
NUSA TENGGARA TIMUR
PAPUA
RIAU
SULAWESI BARAT
SULAWESI SELATAN
SULAWESI TENGAH
SULAWESI TENGGARA
SULAWESI TIMUR
SULAWESI UTARA
SUMATERA BARAT
SUMATERA SELATAN
SUMATERA UTARA
YOGYAKARTA

Iklan Menurut Kota:

AMBON
BALIKPAPAN
BANDA ACEH
BANDAR LAMPUNG
BANDUNG
BANGKA BELITUNG
BANGKO
BANJARMASIN
BANYUMAS
BANYUWANGI
BATAM
BEKASI
BENGKULU
BIMA
BOGOR
BOJONEGORO
BONE
BULUKUMBA
CIREBON
DENPASAR
DEPOK
DKI JAKARTA
DUMAI
GORONTALO
INDRAMAYU
JAKARTA
JAMBI
JAYAPURA
JEMBER
KAPUAS
KARAWANG
KEDIRI
KENDARI
KOTABUMI
KUDUS
KUPANG
LAMPUNG
LAMPUNG BARAT
LAMPUNG SELATAN
LAMPUNG TENGAH
LUBUK LINGGAU
LUWUK
MADIUN
MADURA
MAGELANG
MAKASAR
MALANG
MAMUJU
MANADO
MATARAM
MEDAN
P. SIDEMPUAN
PADANG
PALANGKARAYA
PALEMBANG
PALOPO
PALU
PARE-PARE
PASURUAN
PEKALONGAN
PEKAN BARU
PEKANBARU
PEMATANG SIANTAR
PONTIANAK
PRABUMULIH
SAMARINDA
SAMPIT
SEMARANG
SERANG
SOLO
SORONG
SUBANG
SUKABUMI
SURABAYA
TANGERANG
TANGGAMUS
TARAKAN
TASIKMALAYA
TEGAL
TERNATE
TIMIKA
TULANG BAWANG
TULUNGAGUNG
YOGYAKARTA

BlackBerry Messenger